Minum Teh Hangat Campur Madu, 300 Pasien Corona Sembuh

  • Bagikan
7c051cec teh madu sariwangi

Banyak Faktor Pasien Corona Sembuh di Kalbar, Salah Satunya Rajin Minum Teh Hangat Campur Madu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengatakan, hasil pemeriksaan swab, terdapat 3 kasus baru dan 19 orang sembuh dari virus corona atau Covid-19 di Kalbar, Minggu (5/7/2020).

Penambahan kasus baru sebanyak 2 orang di Kabupaten Sintang dan 1 orang di Kabupaten Landak.

Sedangkan pasien sembuh masing-masing 9 orang di Kabupaten Melawi, 6 orang di Kabupaten Ketapang, 2 orang Kabupaten Sambas, 1 orang Kabupaten Kubu Raya dan 1 orang Kabupaten Landak.

“Penambahan kasus baru dan konfirmasi kesembuhan tersebut didapat dari hasil pemeriksaan swab di Jakarta dan laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak,” kata Harisson kepada wartawan, Minggu siang.

Baca Juga :  Update Corona 22 April: 7.418 Positif, 635 Wafat, 913 Sembuh

Harisson menyebut, hingga saat ini, total kasus corona di Kalbar sebanyak 339 orang dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 300 orang dan 4 orang meninggal dunia.

“Tingkat kesembuhan 88,4 persen atau 39 orang yang masih dirawat, baik itu diisolasi mandiri maupun di rumah sakit,” ujar Harisson.

Minum teh hangat campur madu

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, banyak hal yang menjadi faktor kesembuhan pasien Covid-19.

Namun, yang dianggap faktor kunci adalah asupan gizi pasien.

Baca Juga :  Perantau Asal Bekasi Dinyatakan Positif, Hasil Rapid Test

“Kunci kesembuhan banyak, utamanya memperhatikan gizi. Itu pesan Pak Gubernur, untuk memberikan asupan gizi yang baik,” kata Harisson saat ditemui di Unit Pelatihan Kesehatan (Upelkes) Kalbar, Selasa (23/6/2020).

Harisson menyebut, mereka punya formulasi khusus dalam mencukupi asupan gizi pasien.

Selain memberikan makanan seperti buah dengan kualitas baik, pasien juga diberi madu yang dicampur teh panas.

“Kita punya formulasi madu dicampur teh panas, tiga kali sehari madu kita sediakan, kita juga beri telur, kalau kolesterol tinggi, makan putihnya, kemudian buah pepaya,” ungkap Harisson.

Editor AG

Sumber Kompas.com

  • Bagikan