Layak Ditiru, 2 Wilayah Di Bengkulu Bebas Covid-19

  • Bagikan
lebong dan pulau enggano zona hijau

Bengkulu Hingga saat ini Provinsi Bengkulu memiliki 2 Wilayah yang bebas Covid-19 (Zona Hijau Berdasarkan rilis Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Pusat). Dua wilayah itu tersebut adalah Kabupaten Lebong dan Pulau Enggano.

Sejumlah program dalam mencegah pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh dua wilayah ini layak ditiru dan diikuti oleh Daerah lainnya.

Seperti Kabupaten Lebong, Pemkab Lebong menerapkan aturan yang tegas, disiplin serta tertib dalam menyeleksi setiap pengunjung dan pendatang yang akan memasuki wilayahnya.

“Perjuangan kami ialah mempertahankan Kabupaten Lebong tetap zona hijau. Pengetatan semua pintu masuk betul-betul kami terapkan, terutama bagi pendatang harus di-screening, dicatat dan dicek kondisi kesehatannya sebelum masuk wilayah Lebong,” kata Bupati Lebong Rosjonsyah, Rabu (24/6/2020).

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan peran serta masyarakat Lebong juga sangat tinggi. Hal ini dapat terlihat, saat masyarakat dan aparat saling bahu membahu menjaga pos-pos di perbatasan wilayah.

Baca Juga :  lagi! Pasien Covid-19 Asal Kepahiang Meninggal Dunia

Pulau Enggano Mewajibkan Surat Kesehatan

Sementara itu di Pulau Enggano, Pulau yang terletak di Samudera Hindia dengan jumlah penduduk sekitar 3000 jiwa. Sampai berita ini diturunkan masih berstatus zona hijau Covid-19.

Kepala Desa Apoho mengungkapkan, semenjak pandemi Covid-19 terjadi dia dan lima Kepala Desa Lainnya membuat kesepakatan untuk menjaga keselamatan warganya agar terhindar dari pandemi Covid-19.

“Kami bersama kepala desa lainnya membuat kesepakatan akan menjalankan protokol kesehatan yang disarankan satgas penanganan covid-19,” ujar Reddy dilansir kompas.com via telepon, Jumat (26/6/2020).

Reddy mengutarakan, semenjak pandemi terjadi Pemerintah Desa dan aparat mewajibkan pendatang membawa surat keterangan sehat serta bebas Covid-19 dari petugas kesehatan.

Selain itu, Reddy menghimbau seluruh warga Enggano wajib melalukan pola hidup bersih, menjaga jarak dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Muncul Lagi Di Kabupaten Kepahiang

“Harus ada surat keterangan sehat dari petugas kesehatan jika ingin memasuki Pulau Enggano, bila tidak ada maka tidak diperkenankan turun dari kapal. Selain itu Seluruh warga Enggano juga diwajibkan memakai masker saat keluar rumah”, Jelas Reddy.

Selain itu, untuk warga Enggano yang keluar dan masuk kembali, diwajibkan memeriksa kesehatan dan melakukan isolasi secara mandiri serta seluruh warga Enggano agar segera melaporkan bila ada pendatang yang masuk secara diam-diam.

Dilansir dari Kompas.com. Dokter Puskesmas Pulau Enggano, Mei Noffiandi mengatakan, hingga saat ini belum ada pasien yang dinyatakan terkonfirmasi ataupun reaktif di Pulau Enggano, karena itu tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Enggano lebih menekankan pengamanan di pelabuhan.

“Tim lebih menekankan pengamanan di pintu masuk pelabuhan, jadi bila ada pendatang yang tidak memenuhi syarat dilarang masuk,” Tutupnya.

AG

  • Bagikan