Bawa 12 Kg Ganja Pemesanan dari Lapas, 2 Kurir Diringkus BNNP Bengkulu

  • Bagikan
7e5c9d5b kurir bengkulu

BengkuluWH dan PD diringkus Badan Narkotikan Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu saat membawa 12kg ganja dan 50 gram sabu pesanan dari dalam Lapas Bengkulu.

Sebelum ditangkap kurir tersebut menggunakan travel tujuan Kota Bengkulu dari kurir ini diketahui ganja tersebut akan diantar ke kurir lainya yang telah menunggu di Jalan Padang Jati, kota Bengkulu. Ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, Brigjend Toga H Panjaitan

“Kita tangkap Wh terlebih dahulu baru Pd, pada kedua kurir tersebut ditemukan paket ganja 12 kilogram sebanyak 12 paket dan sabu-sabu 50 gram,” ujar Toga saat memberikan keterangan di kantor BNNP Bengkulu, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga :  Ini Total Dana Desa Yang Disalurkan SeProvinsi Bengkulu

Diketahui ganja tersebut dipesan oleh napi EK dan HN yang merupakan bandar peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas Bengkulu.

Selain tersangka dan paket narkobanya, diamankan juga dua unit handphone dan uang tunai.

“Total empat tersangka saat ini yang kita amankan yaitu kurir dan bandar narkoba,” jelas Toga.

Keempat tersangka dikenakan UU psikotropika dengan ancaman seumur hidup, BNNP Bengkulu akan terus melakukan pengecekan ke sejumlah Lapas guna mencegah peredaran narkotika di Provinsi Bengkulu.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Imam Jauhari mengatakan akan melakukan tindakan pendisiplinan di seluruh Lapas Provinsi Bengkulu.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap pengunjung yang membesuk napi, karena diduga handphone tersebut diselundupkan melalui makanan dan pakaian yang diantar.

Baca Juga :  Lurah Kampung Kelawi, Bengkulu Dinyatakan Negatif Covid-19

“Pola pemeriksaan akan kita ubah agar tidak ada lagi barang yang dilarang dapat masuk ke Lapas”, kata Imam.

“Kita akan merubah pola pemeriksaan agar tidak ada lagi barang yang dilarang bisa masuk ke dalam lapas,” kata Imam.

Iman Jauhari juga mengatakan akan memberikan pengarahan ulang kepada seluruh jajarannya agar jangan sampai ada lagi barang yang dilarang masuk bisa masuk ke dalam Lapas, jika ada keterlibatan antara napi dan petugas, semuanya akan diberikan sanksi tegas.

Pewarta RUD

Editor AG

  • Bagikan