Hasil Swab Negatif COVID-19, makam PDP dibongkar keluarga

  • Bagikan
makam pdp bengkulu di bongkar keluarga

BengkuluMakam seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di Provinsi Bengkulu dibongkar oleh keluarga, Sabtu (20/6/2020). Warga Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu ini meninggal Kamis lalu.

Jenazah dimakamkan di pemakaman Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Keluarga melakukan ini setelah hasil tes swab yang bersangkutan keluar dan dinyatakan negatif. “Kemarin Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sudah mengumumkan bahwa almarhum dinyatakan negatif COVID-19,” kata Said, salah seorang keluarga almarhum, dikutip dari Antara.

Keluarga PDP tersebut mengatakan, jika pembongkaran makam dilakukan karena pihak keluarga ingin menyempurnakan proses pemulasaran jenazah, sebab hasil uji swab almarhum dinyatakan negatif COVID-19.

Baca Juga :  Virus Corona Bisa Menular Lewat Jenazah? Apa Alasannya

“Ya karena kemarin Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sudah mengumumkan bahwa almarhum dinyatakan negatif COVID-19,” singkatnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno membenarkan jika pihak keluarga PDP sudah melakukan pembongkaran makam karena dinyatakan negatif COVID-19. Dan pembongkaran tersebut disaksikan oleh perangkat desa setempat, aparat kepolisian dan TNI.

“Pihak keluarga melakukan pembongkaran makam yang disaksikan oleh perangkat Desa, Kepolisian dan TNI setelah hasil swab dinyatakan negatif. Proses pembongkarannya pun Lancar” Singkatnya.

Baca Juga :  Terapkan Protokol Kesehatan dalam Aktivitas Sehari-hari, Untuk Beradaptasi dengan Covid-19

Secara terpisah, saat dimintai keterangan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyebut berdasarkan hasil uji swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Bengkulu, PDP yang meninggal dunia tersebut dinyatakan negatif COVID-19.

“Benar PDP yang meninggal itu negatif COVID-19, tapi kalau soal pembongkaran makan dari informasi yang saya terima benar dilakukan pihak keluarga,” Pungkas Herwan.

Editor AG

Sumber ANTARA

  • Bagikan