Dampak Pandemi, Dana Hibah Masjid Agung Kepahiang Dipotong Rp 1,5 M

  • Bagikan
dana hibah masjid agung kepahiang ikut terpangkas

Kepahiang Dampak Pandemi Virus Corona (Covid-19) membuat Pemkab Kepahiang terpaksa memotong beberapa objek dana hibah, salah satunya yang terdampak pemotongan yakni lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang.

Ketua pembangunan masjid Agung Baitul Hikmah sekaligus Sekda Kabupaten Kepahiang Menjelaskan bahwa anggaran hibah guna pembangunan masjid diPangkas sebesar 40% atau Rp. 1,5 Milliar Rupiah dari total yang direncanakan sebelumnya yakni Rp.5 Miliar Rupiah.

Setelah pemotongan, diketahui total dana untuk lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul Hikmah hanya tersisa sebesar Rp. 3,5 Miliar Rupiah.

Baca Juga :  RSUD Kepahiang Diperintahkan Stop Rapid Test Mandiri, Jika Masih Diminta Pasien Bisa Lapor Gugus Tugas

Lebih lanjut zamzami, SE. MM menjelaskan lanjutan pembangunan masjid ini diharapkan dapat menyelesaikan 2 unit tower dibelakang masjid dan mudah-mudahan dapat juga membiayai kegiatan lainnya. “Saya rasa cukup untuk membangun serta menunjang rencana pembangunan masjid yang yang belum selesai“.

Baca Juga :  Kabupaten Kepahiang Belum Punya IPLT, Padahal Sudah 16 Tahun Pemekaran
0b584abe masjid agung kph
Dampak Pandemi, Dana Hibah Masjid Agung Kepahiang Dipotong Rp 1,5 M 3

Terkait pembentukan yayasan, dia mengklaim sudah tuntas tinggal melakukan proses penandatanganan serta pendaftaran ke notaris.

Kita namakan Yayasan Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang. Tinggal sedikit lagi, termasuk penandatanganan dan pendaftaran ke notaris. Selanjutnya akan kita ajukan untuk proses pencairan sehingga pembangunan bisa dilanjutkan,” Pungkasnya.

  • Bagikan