“Libur” Sekolah Diperpanjang lagi

  • Bagikan
disdikbud kepahiang belum pastikan kegiatan belajar mengajar

Kepahiang Liburnya kegiatan belajar di sekolah Formal pada masa pandemi Covid-19 ini, menuai pro dan kontra di masyarakat. Banyak kekhawatiran timbul di masyarakat menyangkut keselamatan kesehatan siswa maupun pengajar apabila sekolah mulai melaksanakan rutinitas belajar mengajar.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang belum berani memastikan jika kegiatan belajar di rumah setelah 11 Juli 2020 akan berakhir.

Pasalnya, sampai saat ini Kementrian Dikbud dan Gugus Tugas Covid-19 nasional sampai daerah juga belum memastikan kapan kegiatan belajar mengajar kembali diaktifkan seperti sedia kala.

Baca Juga :  Pembentukan Pansus Covid-19 Kabupaten Kepahiang Batal

“Kami masih menunggu petunjuk dari Kemendikbud maupun dari Gugus Tugas, tapi melihat situasi saat ini sepertinya masih akan diperpanjang lagi,” sampai Kepala Disdikbud Kabupaten Kepahiang Hartono (16/06/2020).

Dikatakan Hartono, kegiatan belajar mengajar tatap muka langsung di kelas dipandang masih sangat beresiko untuk menyebarkan Covid-19.

“Saat ini Kepahiang berada dalam zona kuning, tapi kita belum berani menerapkan (aktivitas sekolah normal), bahkan meskipun kita sudah kembali ke zona hijau. Pertimbangan kita juga tetap harus matang untuk memperbolehkan kegiatan belajar mengajar langsung di sekolah,” jelas Hartono.

Baca Juga :  Sekolah Tatap Muka di DKI Jakarta Bulan Ini Batal Dilaksanakan

Menurut Hartono, saat ini Disdikbud mencoba merancang pola belajar mengajar yang paling efektif dalam masa pandemi Covid-19.

“Kita coba cari solusi, seperti apa proses KBM-nya. Untuk belajar secara virtual juga tidak memungkinkan, tidak semua pelajar punya perangkat dan fasilitas di rumah untuk mendukung KBM secara virtual. Belum lagi batasan-batasan lain. Tentu ini menjadi pemikiran kami dan jika formulanya siap, tentu kita aplikasikan,” tutup Hartono. (AG)

  • Bagikan