Mantan KSAD Jenderal Purn Pramono Edhie Wibowo Meninggal Dunia

  • Bagikan
20140108 pramono edhie wibowo

Mantan KSAD Jenderal Purnawirawan Pramono Edhie Wibowo dikabarkan meninggal dunia.

Adik kandung almarhumah Ibu Negara Ani Yudhoyono ini wafat karena sakit yang diidapnya.

Kabar meninggalkan Pramono Edhie Wibowo

“Innalillahi wainailaihi rojiun, telah berpulang malam ini Jenderal TNI ( Purn) Pramono Edhie Wibowo. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian,” kata Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari di akun facebooknya, Sabtu (13/6/2020).

Adik ipar Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini adalah perwira tinggi TNI-AD, Kepala Staf TNI Angkatan Darat 2011-2013.

Saat SBY menjabat sebagai Presiden, Pramono Edhie pernah ditugaskan menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor: 40/TNI/2011, menggantikan Jenderal TNI George Toisutta.

Profil Pramono Edhie Wibowo 

Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 5 Mei 1955.

Pramono Edhie Wibowo merupakan tokoh militer Indonesia.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD).

Ia lahir dari pasangan Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah.

Pramono Edhie Wibowo merupakan saudara Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, istri Susilo Bambang Yudhoyono.

Pramono Edhie Wibowo memiliki istri yang bernama Kiki Gayatri Soepono.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dianugerahi anak yaitu Ayu Ratna Pratiwi dan Yusuf Putra Pramono.

Pendidikan dan Karier

Pramono Edhie Wibowo merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) 1980.

Setelah menyelesaikan pendidikan militernya, ia menjalan tugas sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan Naik di tengah Pandemi ?

Tak butuh waktu lama bagi Pramono Edhie Wibowo untuk meniti karier yang lebih tinggi.

Tiga tahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.

Pada tahun 1995, Pramono kembali menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia ditugaskan sebagai Perwira Intel Operasi grup I Kopassus.

Berada di Kopassus, Pramono Edhie Wibowo kemudian menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 1/Kopassus pada tahun 1996.

Beberapa waktu kemudian, ia terpilih menjadi Komandan Grup 1/Kopassus.

Setelah masa reformasi bergulir, karier militer Pramono Edhie Wibowo semakin melejit.

Pada masa-masa awal reformasi, Pramono Edhie Wibowo terpilih menjadi Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001.

Pada tahun yang sama, ia menempuh Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI).

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, dirinya menjabat sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI 2004.

Kariernya terus meningkat.

Pramono Edhie Wibowo berhasil menjadi Wakil Danjen Kopassus pada 2005.

Dua tahun kemudian, ia menjabat sebagai Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro.

Pada rentang 2008-2009, Pramono Edhie Wibowo menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Pramono Edhie Wibowo menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi pada 2009.

Di tahun berikutnya, ia ditunjuk menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad).

Pada tahun 2011, Pramono dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Kala itu, ia menggantikan posisi Jenderal TNI George Toisutta.

Dua tahun berselang, Pramono Edhie pensiun dari dunia militer.

Tercatat, ia menjadi KSAD pada 30 Juni 2011-20 Mei 2013.

Baca Juga :  Syarat Dapat Subsidi Listrik Gratis Oktober 2020

Setelah Pramono Edhie Wibowo pensiun, posisi Kepala Staff Angkatan Darat dijabat oleh Moeldoko.

Menjadi warga sipil, Pramono Edhie Wibowo memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Ia kemudian bergabung dengan Partai Demokrat.

Riwayat Jabatan

Militer

Komandan Pleton Grup I Kopassandha (1980-1981)
Perwira Operasi Grup I Kopassandha (1981)
Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha (1984)
Dik Seskoad (1995)

Kasi Ops Grup 1 Kopassus (1994-1996)
Perwira Intel Operasi grup I Kopassus (1996)
Wakil komandan Grup 1/Kopassus (1996-1998)
Komandan Grup 1/Kopassus (1998-2001)
Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri (2001)
Dikreg Sesko TNI (2001)
Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI (2004-2005)
Wakil Danjen Kopassus (2005-2007)
Kasdam IV/Diponegoro (2007-2008)
Danjen Kopassus (2008-2009)
Pangdam III/Siliwangi (2009-2010)
Panglima Kostrad (2010-2011)
Kepala Staf Angkatan Darat (2011-2013)

SAMBUT HARI IBU – Penyanyi pendatang baru Gabriel Harvianto, sedang mendapat pengarahan, saat pembuatan videoklip sebuah single lagu yang berjudul
SAMBUT HARI IBU – Penyanyi pendatang baru Gabriel Harvianto, sedang mendapat pengarahan, saat pembuatan videoklip sebuah single lagu yang berjudul “Terima Kasih Ibu”, ciptaan Pramono Edhie Wibowo, di Studio 17, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (18/12). Lagu ciptaan Pramono Edhie Wibowo ini dibuat dalam dua versi yakni versi solo yang dibawakan Gabriel Harvianto, dan versi kelompok vokal yang dibawakan Kelompok Suara Parahyangan. Single lagu ini dibuat Pramono, sebagai hadiah bagi para kaum ibu yang tengah merayakan Hari Ibu.

AG

sumber

  • Bagikan
Positive SSL