Tercatat Sudah 250 Pekerja di Kabupaten Kepahiang Dirumahkan, Dampak Pandemi Covid-19

  • Bagikan
ilustrasi phk

Kepahiang Hingga Senin (8/6/20), tercatat ada 250 tenaga kerja yang dirumahkan dampak dari pandemi Covid-19 di Disperinnaker Kabupaten Kepahiang.

Para pekerja yang terdampak diketahui sebelumnya bekerja di Toserba Puncak Mall, perusahaan air minum kemasan PT. Hanun dan sejumlah unit usaha lainnya di Kabupaten Kepahiang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Disperinnaker Kepahiang, Yurnalis, SE, M.Mpd mengatakan, para pekerja yang terdampak di atas sebagian sudah mendaftar dalam program Pra Kerja.

Baca Juga :  48 KK Desa Embong Ijuk, Langsung Terima 3 Bulan BLT-DD

Untuk menindaklanjutinya, pihakn Disperinnaker juga akan menyalurkan bantuan Sembako kepada pekerja terdampak, termasuk ke sejumlah Industri Kecil Menengah (IKM).

“Kita bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan,” ucap Yurnalis.

Diharapkan, bantuan dapat meringankan beban pekerja terdampak Covid19. “Kita jadwalkan penyaluran Rabu (Besok),” sampai Yurnalis.

Terkait tindak lanjut kartu Prakerja, dirinya belum bisa menjelaskan panjang lebar. “Kita belum mengetahui pasti kapan akan dibuka kembali, yang jelas kalau nantinya sudah dibuka lagi akan kita informasikan kepada masyarakat Kepahiang,” Pungkas Yurnalis.

AG

  • Bagikan