Polisi Diminta Lacak Peneror Yang Catut Nama Muhammadiyah

  • Bagikan
logo muhammadiyah 150701213309 171

Nasional — Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta kepolisian melacak pemilik nomor telepon orang yang meneror dengan mengatasnamakan nama Muhammadiyah Klaten. Polisi juga diminta melakukan klarifikasi kepada Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan, Muhammadiyah sedang mengumpulkan informasi terkait orang yang mengancam dengan mengatasnamakan Muhammadiyah Klaten. Orang yang mencatut nama Muhammadiyah tersebut diduga oknum yang bermaksud menebar teror dan mengadu domba Muhammadiyah dengan pihak lain.

“Terbukti, nomor ponsel yang dipakai berbeda. Muhammadiyah meminta kepada kepolisian melacak pemilik nomor handphone tersebut, termasuk klarifikasi kepada pihak UGM,” kata Mu’ti melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id, Sabtu (30/5).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Corona Dosis Kedua

Ia menyampaikan, Muhammadiyah tidak tahu soal seminar mahasiswa di UGM. Kalau ada oknum yang mengatasnamakan Muhammadiyah jelas bukan atas persetujuan dan sepengetahuan Muhammadiyah termasuk Muhammadiyah Klaten.

Sebagai organisasi yang bergerak dalam pendidikan, Muhammadiyah sejak awal sangat mendukung nalar kritis dan kajian ilmiah sebagai bagian dari amar ma’ruf nahi munkar. Muhammadiyah menolak dan menentang cara-cara kekerasan dalam bentuk apa pun dalam menyampaikan gagasan dan dakwah.

Baca Juga :  Demi Pulang Ke Malang, Pria Ini Nekat Berenang dengan Galon dari Balikpapan

“Karena itu cara-cara kekerasan, termasuk teror seperti yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Muhammadiyah, jelas bukan merupakan karakter dan kepribadian kader dan warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Republika

Editor AG

  • Bagikan
Positive SSL