GOR Tebat Monok Batal Jadi Tempat Isolasi? Dimana Pasien Covid-19 di Isolasi

  • Bagikan
Gor kepahiang baru

KepahiangRencana awal Pemkab Kepahiang menjadikan Gor Tebat Monok sebagai tempat isolasi dan karantina pasien Covid-19 dipastikan batal.

Dipastikan Oleh Bupati Kepahiang, DR. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, IPU usai menggelar rapat dan evaluasi gugus tugas di ruang rapatnya.

Tingginya keperluan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepahiang tidak memungkinkan daerah merenovasi Gor Tebat Monok. Ungkap Hidayatullah.

“Untuk saat ini rencana mengalih fungsikan GOR dibatalkan dulu, karena terlalu memakan biaya,” kata bupati.

Sebagai gantinya, Pemkab kembali kepada rencana semula. Memanfaatkan Puskesmas Kabawetan dan Guest House Sidorejo yang semula sempat ditolak warga setempat.

Baca Juga :  H+3 Lebaran, Pasar Kepahiang Masih Sepi

“Sekarang kita manfaatkan dulu Puskesmas Kabawetan dan Guest House Sidorejo,” ujar bupati.

Disampaikan, dengan memanfaatkan Guest House Sidorejo dan Puskesmas Kabawetan Pemkab Kepahiang memiliki sedikitnya 33 kamar sebagai tempat isolasi pasien positif Covid-19.

“Jika memang nanti itu masih kurang, Guest House di komplek perkantoran juga bisa dimanfaatkan. Tapi mudah-mudahan saja itu tidak sampai terjadi,” tutupnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kadis PUPR Kabupaten Kepahiang, Rudi Sihaloho, ST mengakui besarnya kebutuhan biaya untuk mengalih fungsikan GOr sebagai tempat isolasi. Kebutuhan biaya, ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Baca Juga :  PAW PPS Desa Pagar Agung dan Permu Bawah Di Lantik KPU

“Karena banyak yang harus disiapkan. Selain kamar pasien, sistem pengairannya dan dan kamar mandinya juga harus diperbaiki lagi,” singkat Rudi.

Pewarta Ken

Editor AG

  • Bagikan