Pedagang PDP Corona Meninggal, Aktifitas Pasar Sekip Kebon Semai Palembang Di Hentikan

  • Bagikan
suasana pasar kebon semai sekip p2814676377332673147

Palembang, CR — Seorang pedagang Pasar Kebon Semai Sekip Palembang, Sumatera Selatan meninggal dunia setelah berstatus pasien dalam perawatan (PDPvirus corona (Covid-19).

Buntut dari kematian itu, pasar tersebut akan ditutup sementara dari aktivitas perdagangan untuk mencegah penyebaran.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yuwono mengatakan, pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Kemuning, Palembang yang meninggal Senin (25/5).

“Ibu N usia 53, meninggal PDP Covid-19 dimakamkan pukul 14.00 tadi. Belum keluar hasil swab karena pasien baru datang di IGD. Riwayat penyakit sebelumnya diabetes melitus dan hipertensi,” ujar Yuwono.

86ad5be8 0c97 452d 8175 0447ad7798a3 1691046042809974082189
Pedagang PDP Corona Meninggal, Aktifitas Pasar Sekip Kebon Semai Palembang Di Hentikan 4

Agus menambahkan, meskipun belum dipastikan terpapar virus corona, pasien tersebut dimakamkan dengan protokol Covid-19 di tempat pemakaman umum Gandus yang disiapkan khusus oleh Pemkot Palembang. Dia meminta tetangga pasien dan keluarga untuk tetap tenang dan menjaga jarak dalam berinteraksi.

“Dinkes akan melakukan penelusuran. Dengan kasus ini akan menjadi saran dari gugus tugas bagi Pemkot Palembang untuk mengurangi aktivitas di pasar. Tapi sebelum ini tampaknya tak banyak yang diindahkan. Harapan saya pemkot lebih sigap,” ujar Yuwono.

Sementara Kasi Imunisasi dan Surveillance Dinkes Sumsel Yusri berujar, pasien tersebut telah dirawat sejak Minggu (24/5) di RS Pusri. Sebelum ke rumah sakit, pasien mengalami keluhan sesak napas sejak tiga hari sebelumnya.

Selama dirawat, terdapat keluhan dari pasien yang mengarah ke gejala positif Covid-19. Pasien tersebut reaktif rapid tes.

Baca Juga :  Update Corona 16 Mei 2020 per jam 12-00WIB

“Swab sudah diambil, hasil menunggu. Besok puskesmas melakukan penelusuran kontak erat terhadap kasus baik keluarga dekat maupun sesama pedagang. Untuk jumlah berapa yang kontak belum diketahui dan akan diinformasikan kemudian sesuai hasil tracing dan segera untuk diambil swab terhadap yang kontak,” kata Yusri.

Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Palembang Djaya Abdul Rizal mengatakan, pihaknya akan menutup operasional Pasar Kebon Semai Sekip setelah pasien meninggal diduga positif Covid-19 tersebut. Pasar akan ditutup minimal hingga satu pekan ke depan.

Aktifitas Pasar Dihentikan dan Warga Menjalani Rapid Test

Tidak ada lagi aktivitas jual-beli di Pasar Kebon Semai Sekip Palembang, pasca salah seorang pedagang diduga kuat terjangkit Covid-19 (suspect), Selasa (26/5/2020).

suasana pasar kebon semai sekip p2814676377332673147
Pedagang PDP Corona Meninggal, Aktifitas Pasar Sekip Kebon Semai Palembang Di Hentikan 5

Terpantau, tidak ada aktivitas pedagang maupun pembeli di pasar tersebut.

Semua toko tutup bahkan pagar pasar tersebut digembok.

Tidak ada satu pun warga yang berani mendekat lokasi pasar, apalagi masuk ke dalam pasar.

Menurut salah seorang warga sekitar, semua pedagang tidak ada yang boleh berjualan.

“Benar-benar tutup, katanya akan ada sterilisasi dulu, setelah itu dibuka lagi pasarnya,” ujarnya.

Di seberang pasar, nampak sejumlah warga melakukan aktivitas rapid test di Pustu Kebon Semai

Setidaknya puluhan warga menjalani rapid test.

Satu persatu warga masuk ke dalam puskemas pembantu, untuk melakukan rapid test.

Baca Juga :  Peduli Palestina, Seluruh ASN Pemkot Palembang Galang Dana – cakrawalarafflesia

Aparat keamanan juga terlihat berjaga di lokasi.

Sebelumnya, 150 pedagang di Pasar Kebon Semai, Sekip, Palembang akan segera dilakukan Rapid test massal.

Hal ini menyusul setelah adanya seorang pedagang yang meninggal dunia, suspect Covid-19.

Dirut PD Pasar Palembang Jaya Abdul Rizal mengatakan, mereka (pedagang) akan menjalani rapid test secara bergelombang dan disesuaikan dengan kemampuan Dinkes.

“Kurang lebih ada 150 pedagang yang ada di sana, secepatnya bisa dilakukan rapid test,” kata dia, Selasa (26/5/2020).

Melihat kondisi saat ini, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan kepada pedagang dan pembeli untuk seluruh pasar tradisional yang ada.

“Kita tetap mengikuti protokol kesehatan dan instruksi walikota, dan SK Dirut PD Pasar, pedagang atau pembeli yang tidak mengikuti protokol kesehatan kita suruh pulang dari pasar,”jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, kawasan Pasar dipastikan akan ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi untuk mencegah penularan Virus Corona tersebut.

“Kita akan ikuti sesuai anjuran Jubir Penanganan kasus Covid 19, Pasar Kebun Semai akan ditutup sementara. Kami juga sudah berkoordinasi dengan gugus tugas Covid 19 dan dinas kesehatan, untuk melakukan sterilisasi pasar,” tutupnya.

Seorang pedagang pasar di pasar Kebon Semai, Sekip, Palembang meninggal akibat diduga kuat terjangkit Covid-19 (suspect) meninggal dunia.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Sumsel, prof Yuwono menjelaskan pedagang dimakamkan sesuai prosedur tetap (protap) pasien positif virus Corona.

Pewarta Rend

Editor AG

  • Bagikan