Lebaran Ditengah Pandemi, Kota Kepahiang Tampak Sepi

  • Bagikan
P 20200524 135110 vHDR On 1 scaled

KEPAHIANG — Suasana jalan di kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu terlihat sepi kendati hari Raya Idul Fitri 1441 H tengah berlangsung, Minggu (24/5/2020). Di tengah pandemi virus corona, jalan yang biasanya dihiasi warga untuk halal bihalal atau silaturahmi nampak lengang.

Dari pantauan Tim CR, hampir seluruh jalan di Kabupaten Kepahiang tak terlihat sibuk. Sebagian besar warga memilih berada di dalam rumah, alih-alih menjalankan tradisi halal bihalal yang biasanya cukup semarak tiap tahunnya.

Kendati proses halal bihalal tak berhenti sepenuhnya. Sebagian warga memutuskan untuk tetap menggelar shalat Idul Fitri berjamaah di Masjid pun terpantau jauh lebih sediki. Sampai Pukul 14.00 WIB, jalanan terpantau lenggang tak banyak dihiasi kendaraan bermotor yang lalu lalang.

Baca Juga :  Cukup Bayar Rp 250 Ribu /Bulan, Pedagang Dapat Berjualan di Pasar Kuliner Taman Santoso Kepahiang

Dari pantauan Tim CR, kawasan Jalan Kota Kepahiang tak terlihat sibuk. Sebagian besar warga memilih berada di dalam rumah, alih-alih menjalankan tradisi halal bihalal yang biasanya cukup semarak tiap tahunnya.

Perbedaan drastis suasana lebaran di Kabupaten Kepahiang sangat terlihat. Meski banyak penduduk yang urung pulang kampung, suasana desa tidak berubah jadi semarak.

“Saat malam takbiran juga sudah terlihat, tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Orang mungkin sungkan ke luar karena adanya virus (Corona) ini.

Baca Juga :  Pembentukan Pansus Covid-19 Kabupaten Kepahiang Batal

Sesuai anjuran Pemerintah yang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kunjungan ke rumah kerabat atau silaturahmi saat hari raya Idulfitri 1441 H. Imbauan itu bertujuan menekan angka virus corona (Covid-19).

Terkait beberapa wilayah masih melakukan Shalat Ied berjamaah juga sudah sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Masyarakat Kota Kepahiang lebih memilih berada dirumah sesuai anjuran pemerintah demi mencegah makin meningkatnya penyebaran virus corona.

  • Bagikan