Belum Ada Kasus Corona, Lebong Masuk Pemetaan Nasional

  • Bagikan
WhatsApp Image 2 1

CR — Pemerintah pusat terus memantau data dan fakta di lapangan untuk menentukan periode tahapan masyarakat bisa kembali produktif, namun tetap aman dari covid-19.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Kamis (21/5) sore secara virtual, bersama Menko Perekonomian, menteri terkait dan gubernur se-Indonesia.

Karena melihat kondisi sekarang, banyak masyarakat yang tidak berpenghasilan akibat terkena PHK. Karena itulah ada perubahan strategi dalam penanganan yang dilakukan pemerintah agar masyarakat bisa kembali produktif.

Baca Juga :  Hasil Pilkada 2020 Provinsi Bengkulu | Gubernur Data Per 10 Desember 2020

Upaya yang dilakukan dengan melakukan pemetaan secara nasional di 123 Kabupaten/ Kota yang tidak terdampak covid-19.

Untuk Provinsi Bengkulu, pemetaan akan dilakukan di wilayah Kabupaten Lebong yang masih masuk zona hijau. Kemudian di Kabupaten/ Kota lainnya yang masih ada penambahan kasus.

“Bengkulu ini masuk cluster kedua, Kita akan melakukan kajian lagi bersama tim epidemiologi dalam waktu dekat kira-kira pemetaan di Kabupaten/ Kota seperti Rejang Lebong, kemudian Lebong yang masih zona hijau”, ujar Gubernur Rohidin Mersyah.

Baca Juga :  Protokol Penanganan Jenazah Covid-19 Sesuai Pedoman Baru Kemenkes

Meski perekonomian Bengkulu masuk kategori level dua yang artinya bukan terganggu sekali tetapi bukan juga berarti aman, Gubernur menambahkan untuk sektor usaha di perkotaan memang terasa agak terganggu akibat dampak covid-19.

  • Bagikan