Facebook Messenger Hadirkan Keamanan Baru, Bisa Deteksi Penipuan!

  • Bagikan
3324208760

CR — Belakangan ini Penipuan secara online makin meningkat.

Beberapa platform media sosial seperti Facebook pun menjadi salah satu tempat terjadinya tindak Penipuan.

Metode Penipuan juga memiliki beberapa cara untuk bisa mengelabui korbannya.

Mulai dari phising, hacking, sampai social-engeneering yang hingga saat ini masih menjadi kelemahan sebagian masyarakat untuk mencegahnya.

Untuk melaksanakan Penipuan melalui Facebook, biasanya pelaku akan menggunakan fitur berbagi pesan Facebook Messenger untuk bisa mengelabui korbannya.

Oleh karena itu, perusahaan milik Mark Zuckerberg diketahui telah mempertebal keamanan pada layanan berbagi pesannya tersebut.

Baca Juga :  vivo V21 5G Vs vivo V20 – Apa Saja Peningkatannya?

Dilansir dari TechCrunch, Facebook pagi ini telah mengumumkan rancangan keamanan baru pada layanan Messenger.

Perusahaan memberikan kemampuan memindai akun pada aktifitas-aktifitas yang mencurigakan.

Diketahui bahwa aktifitas yang dimaksud adalah kegiatan akun dalam rentang waktu tertentu.

Hal ini disebabkan karena untuk di platform Facebook sendiri sedang marak social-engeneering dengan cara menggunakan akun palsu.

Jadi nantinya kecerdasan buatan pada Facebook Messenger akan menganalisis dengan algoritma pencarian.

Jika memang terdeteksi aktifitas mencurigakan, maka nantinya akan muncul jendela yang menjelaskan adanya masalah pada akun yang sedang diajak berkomunikasi.

Baca Juga :  Kia Segera Rilis Mobil Listrik Perdana EV6

Dalam pemberitahuan tersebut juga diketahui ada opsi pemblokiran atau mengabaikan pengguna.

Dengan adanya sistem ini, Facebook berharap bisa melindungi pengguna yang masih di bawah umur.

“Fitur baru kami mendidik orang di bawah usia 18 tahun untuk berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang lain,” ungkap pihak Facebook seperti yang dikutip dari TechCrunch.

Sistem terbaru dari Messenger diketahui sudah bisa digunakan oleh beberapa pengguna perangkat Android.

Untuk pengguna iOS, kemungkinan baru bisa berjalan dalam beberapa minggu ke depan.

  • Bagikan