PSBB Mulai 20 Mei di Kota Palembang, KTP Ditahan Jika Melanggar

  • Bagikan
psbb palembang 20 mei 2020

PALEMBANG , CR — Pemerintah Kota Palembang akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Rabu (20/5/2020). Hal ini untuk menekan penyebaran virus corona.

Penerapan PSBB Palembangtelah disetujui Menteri Kesehatanpada 12 Mei lalu. Usulan PSBB disetujui setelah terjadi penularan transmisi lokal COVID-19. Untuk Pelaksanaan PSBB dilakukan setelah peraturan kepala daerah di masing-masing kota disetujui oleh Gubernur.

Terpantau hingga Senin (18/5/2020), terdapat 521 kasus positif Corona di Sumsel. Mayoritas kasus berasal dari Palembang dan Prabumulih.

Jumlah pasien positif Corona yang meninggal sudah mencapai 11 orang. Seluruhnya telah dimakamkan sesuai dengan protokol COVID-19.

Berikut tentang penerapan PSBB Palembang:

1. Diberlakukan 14 Hari

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru mengatakan PSBB akan berlaku selama 14 hari. Namun kalau masih ada penurunan COVID-19 maka pemberlakuan PSBB akan diperpanjang.

Baca Juga :  ASN Kota Lubuklinggau Jalani Rapid Test Usai RSS II Diresmikan

2. Jam Kerja Dikurangi

PSBB menerapkan aturan untuk mengurangi jam kerja pada seluruh badan usaha, perusahaan, serta aparatur sipil negara. Pengurangan dari yang sebelumnya delapan jam per hari dipangkas menjadi lima jam. Dalam satu ruangan kantor juga dibatasi, yakni harus diisi oleh 50 persen orang dari kapasitas maksimal.

3. Sanksi

PSBB Palembang menerapkan sanksi. Sanksi bakal berlaku pada H+2 hari raya Idul Fitri. Dalam pelaksanaannya, PSBB tiga hari pertama akan menjadi masa sosialisasi dan adaptasi masyarakat. Hari-hari selanjutnya, pemberlakuan sanksi atas pelanggaran pun akan langsung ditindak.

Kepala Bidang Hukum dan HAM Pemkot Palembang Allan Gunery mengatakan, sanksi terhadap pelanggar PSBB mulai dari teguran, sanksi administratif, hingga tindak pidana ringan.

Baca Juga :  Wawako Palembang Launching Satu Data – cakrawalarafflesia

Sanksi administratif berupa penahanan KTP dan pembubaran kegiatan bila ada kerumunan. Untuk tindak pidana ringan akan diterapkan bila warga yang bersangkutan melawan petugas atau tidak mengindahkan perintah aparat.

4. Dijaga Polisi

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan selama pelaksanaan PSBB besok. Salah satunya dengan menyiapkan personel dan peralatan yang dibutuhkan di lapangan.

Personel yang berjaga selama di Palembang yakni 1.000 personel. Sementara Prabumulih 500 personel. Kalau ini kurang nanti akan ditambah lagi dan skemanya sudah disiapkan.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, juga menyebut untuk pengamanan PSBB Palembang juga dibantu oleh ribuan personel TNI. Ada sekitar 1.000 personel disiapkan di jajaran Kodam.

  • Bagikan