Ibu Hamil 8 Bulan Di Lebong Meninggal Setelah Ditabrak Pelajar

  • Bagikan
ilustrasi kecelakaan lebong

CR Bengkulu. Seorang ibu muda bernama Popy Alis Putri (27) yang tengah hamil Meninggal Dunia setelah ditabrak kendaraan roda dua. Dan Tragisnya, janin yang berusia sekitar 8 bulan di kandungannya ikut meninggal dunia.

Diketahui Korban merupakan warga Desa Sungai Gerong Kecamatan Amen, ditabrak oleh RS (17) warga Kecamatan Uram Jaya, yang masih berstatus Pelajar di salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Lebong.

Dikutip dari RMOLBengkulu, peristiwa nahas itu terjadi hari Sabtu, (16/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB di ruas jalan raya Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen.

Hal ini dibenarkan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Lantas Polres Lebong AKP Panehan, Minggu (17/5).

“Iya itu pelakunya masih berstatus pelajar,,” kata Kasat Lantas dikonfirmasi, Minggu (17/5).

Baca Juga :  Masyarakat Bawah Belum Merasakan Kebijakan Keringanan Kredit

Dia menjelaskan, kejadian berawal saat sepeda motor Yamaha Mio J tanpa nopol yang dikendarai RS (17) dengan membonceng saudara berinisial DAS (16) datang dari arah yang sama secara beriringan dari Desa Embong Uram Kecamatan Uram Jaya menuju ke arah Pasar Muara Aman.

Kemudian, setibanya di Desa Selabar Jaya, tiba-tiba sepeda motor Yamaha Mio J warna biru dengan nopol BD 4325 HC yang dikendarai korban hendak belok masuk ke kanan.

Namun, mendadak dari arah yang sama datang motor Yamaha Mio J yang dikendarai RS melaju dengan kecepatan tinggi. Motor kemudian menabrak bagian bekakang motor korban, hingga membuatnya terpental beberapa meter.

Akibat kerasnya benturan tersebut, pelaku RS mengalami luka lecet pada pipi kiri dan kaki kiri, sementara satu rekannya DAS mengalami luka lecet di kaki sebelah kiri.

Baca Juga :  ODP COVID-19 di Bengkulu capai 632 orang

Kemudian, korban mengalami luka lebam di kepala bagian belakang dan meninggal dunia seketika di rumah sakit m yunus.

Dari olah TKP, kendaraan tanpa nopol yang dikendarai RS berboncengan dengan DAS tidak memakai helm, tidak membawa STNK dan SIM.

Sedangkan korban pengendara sepeda motor Yamaha mio J dengan nopol BD 4325 HC juga tidak memakai helm, tidak membawa STNK dan SIM.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun dalam perjalanan ia dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit M Yunus. Seluruh barang bukti dan pelaku sudah diamankan di Mapolres. Saat ini, sedang dilakukan penyidikan oleh Satlantas wilayah Lebong,” demikian kasat.

Sumber RMOL BENGKULU

  • Bagikan