Perkembangan Kasus Pencabulan Warga Kepahiang

DOK Tersangka kasus pencabulan diamankan di Polres Kepahiang2
Foto/Dok RK : AW (40) tersangka kasus pencabulan diamankan di Polres Kepahiang.

CR KEPAHIANG — KElanjuutan dari Kasus AW (40), warga Desa Kampung Bogor Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang.

Seperti diketahui sebelumnya jika AW(40) kedapatan berbuat cabul terhadap adik iparnya sendiri yang masih berstatus pelajar SMP di Kabupaten Kepahiang.

Diketahui Aksi cabulnya terakhir terjadi pada, Rabu (13/05/2020) ketika pelaku mengintip adik ipar saat sedang mandi yang akhirnya membawanya ke balik jeruji besi sel Polres Kepahiang.

Kepada awak media, Jumat (15/05/2020) Kapolres Kepahiang, AKBP. Suparman, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim, AKP. Umar Fatah, SH, MH menyampaikan, Tersangka AW ditangkap satu hari setelah laporan diterima, Kamis (14/05/2020) sekitar pukul 20.00 WIB tanpa perlawanan.

“Tersangka masih dalam proses pemeriksaan lanjutan ,” ujar Umar.

Diketahui Selama ini, AW yang diketahui berprofesi sebagai sopir truk tinggal serumah dengan korban.

Aktivitas sang istri yang jarang rumah dikarenakan memiliki pekerjaan di luar, dimanfaatkan oleh pelaku untuk melaksanakan aksi bejatnya. Puncaknya, Rabu (13/05/2020) sang istri bersama adiknya (Korban) pergi ke Kabawetan ke rumah orang tuanya.

Baca Juga :  Anggaran Sembako Rp 6 M, dan Operasional Rp 2 M, Disiapkan Kabupaten Kepahiang

Pada awalnya, sang istri ingin mengantarkan adiknya itu . Naluri wanita memang sangat tajam, dia merasa ada yang tak beres dengan adik wanitanya yang selalu menunjukkan wajah murung saat berada di rumah orang tuanya.

sampai akhirnya korban didesak dengan berbagi pertanyaan, dan akhirnya korban membuka suara. Korban mengungkapkan baru saja diintip oleh kakak iparnya yang sekaligus suami sang kakak.

Pengakuan korban membuat sang kakak murka. Terus didesak, sang adik juga mengakui sudah berulang kali mendapati perlakuan tidak senonoh.

Akhirnya Kakak korban melaporkan pebuatan tidak senonoh suaminya ke Polres Kepahiang. Pengakuan korban di depan kakak kandungnya, didalami penyidik unit PPA Polres Kepahiang.

Belakangan diketahui, pelaku sudah melampiaskan prilaku seks menyimpangnya kepada adik ipar sejak 2017 atau disaat korban baru saja lulus SD.

“Dihadapan saudari perempuannya, korban mengaku 3 kali dicabuli. Tapi setelah kami periksa, terungkap pencabulan itu sudah 7 kali, 1 kali diintip lagi mandi. Tidak hanya korban, tersangka juga mengakui hal yang sama,” beber Umar Fatah.

Dari keterangan korban kepada penyidik diketahui, setiap kali beraksi pelaku melakukannya saat rumah dalam keadaan kosong. Sempat suatu kali, pelaku datang tiba-tiba hingga memeluk dan memegangi bagian dada korban secara berulang.

Baca Juga :  Kabupaten Kepahiang Dalam Tahap Penilaian Adipura

Sejauh ini pula, korban selalu lolos lantaran melawan saat coba digauli pelaku. Rupanya, belum sempat menggauli adik iparnya terus membuat pelaku penasaran hingga terus melakukan percobaan secara berulang.

Dari pengakuan korban juga diketahui, dirinya belum sempat disetubuhi kakak iparnya. Selama ini, apa yang dialami sengaja ditutupi karena takut nantinya perkawinan kakaknya hancur.

KBO Reskrim Iptu. Joni Karter melalui Kanit PPA Ipda. Reka menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, diduga tersangka memiliki kebiasaan seks menyimpang. Selain dengan korban, pihaknya mendapatkan informasi tersangka juga sempat berusaha mencabuli anak perempuan lainnya.

Namun perbuatan tersebut gagal karena korban melakukan perlawanan dan kabur meninggalkan tersangka.

Sumber RK

Cakrawala Rafflesia