Pemuda Yang Dibunuh Dajjal

  • Bagikan
images 6

CR ISLAMI

Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata:

Suatu hari Rasulullah saw. pernah bercerita kepada kami suatu cerita panjang tentang Dajjal. Di antara yang beliau ceritakan kepada kami adalah:

Ia akan datang tetapi ia diharamkan memasuki jalan-jalan Madinah, kemudian ia tiba di tanah lapang tandus yang berada di dekat Madinah. Lalu pada hari itu keluarlah seorang lelaki yang terbaik di antara manusia atau termasuk manusia terbaik menemuinya dan berkata:

Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang telah diceritakan Rasulullah saw. kepada kami.

Baca juga : siapa dajjal

Dajjal berkata: Bagaimana pendapat kalian jika aku membunuh orang ini lalu menghidupkannya lagi, apakah kamu masih meragukan perihalku?

Mereka berkata: Tidak! Maka Dajjal membunuhnya lalu menghidupkannya kembali.

Ketika telah dihidupkan, lelaki itu berkata: Demi Allah, aku sekarang lebih yakin tentang dirimu dari sebelumnya.

Maka Dajjal itu hendak membunuhnya kembali, namun ia tidak kuasa melakukannya.

(Shahih Muslim No.5229)

Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda,

Baca Juga :  2 Sifat Rasulullah SAW yang Bisa Dimiliki Umat Islam

“Dajjal akan muncul. Kemudian ada seorang dari kalangan kaum mukminin yang datang kepadanya, lalu ia disambut oleh balatentara Dajjal, mereka bertanya “Hendak kemana kamu?” Ia menjawab “Aku hendak menemui seseorang yang baru saja muncul.”

Mereka bertanya kepada orang mukmin itu ”Apakah kamu tidak percaya kepada Tuhan kami?”

Ia menjawab,’Tidak ada keraguan sedikitpun tentang Tuhan kami. “Mereka berkata, Bunuhlah orang ini.” Salah seorang di antara mereka berkata kepada yang lain ” Bukankah Tuhanmu telah melarang kamu untuk membunuh seseorang tanpa perintahnya?”

Mereka lantas membawa  mukmin itu ke hadapan Dajjal. Ketika orang mukmin itu melihat Dajjal, ia berkata “Hai sekalian manusia, sesungguhnya inilah Dajjal yang disebut-sebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam.”

Kemudian Dajjal memerintahkan agar pemuda tsb disembelih “Ambil dan sembelihlah dia” punggung dan perutnya dipenuhi pukulan.

Kemudian Dajjal bertanya ” Apakah kamu belum beriman kepadaku?” ia menjawab ” Engkau adalah al-Masih pendusta”‘

Dajjal lantas memerintahkan agar orang mukmin itu disembelih dengan gergaji dari kepala sehingga terbelah dua searah dengan kedua kakinya. Kemudian Dajjal berjalan melalui kedua bagian itu, serta berkata kepadanya “Bangkit dan berdirilah tegak.” Lalu Dajjal bertanya kepadanya “Apakah kamu belum beriman kepadaku?” Ia menjawab  “Malah pengetahuanku tentang engkau bertambah jelas.”

Baca Juga :  Jangan Remehkan Dosa Kecil, Akibatnya Malah Lebih Besar

Kemudian orang mukmin itu berkata  “Hai sekalian manusia! Sesungguhnya Dajjal tidak akan bisa berbuat seperti ini lagi kepada siapa pun setelah aku”

Dajjal lantas memegang orang mukmin itu untuk disembelih kembali, tetapi Allah menjadikan anggota badan yang berada di antara leher dan tulang belakang itu seperti tembaga. Sehingga, Dajjal tidak mampu untuk membunuhnya.

Kemudian Dajjal memegang kedua tangan dan kedua kakinya, lantas dilemparkan ke suatu tempat yang orang-orang menyangka bahwa tempat itu adalah neraka tetapi sebenarnya ia dilempar ke dalam surga.”

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda,”Inilah manusia yang paling besar persaksiannya (mati syahid yang paling tinggi tingkatannya) menurut Rabb seru sekalian alam.”(HR Muslim 2938).

  • Bagikan
Positive SSL