Ferdian Paleka Sempat Kabur ke Palembang Saat Buron

  • Bagikan
borgol

CR JAKARTAFerdian Paleka Tertangkap tim resmob Polda Jabar dan Tim resmob Polrestabes Bandungyang dilaporkan ke polisi karena melakukan readyviewed prank sembako berisi sampah kepada sejumlah transpuan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ferdian diketahui sempat kabur ke Palembang, Sumatera Selatan usai menjadi buronan polisi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan penangkapan dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 19 Balaraja, Tangerang Banten, sekitar pukul 00.30 WIB.

“Dilakukan penangkapan dua orang target DPO (Ferdian Paleka dan M. Aidil) bersama-sama dengan ayahnya atas nama Herman dan kakak ayahnya atas nama Jamaludin,” kata Saptono kepada CNNIndonesia.com, Jumat

Saptono mengungkapkan, Ferdian ditangkap di Tol Jakarta-Merak usai dijemput dari Pelabuhan Merak setelah menyeberang dari Bakauheni.

Saptono menyebut Ferdian sempat melarikan diri ke Palembang selama diburu polisi.

“Penjemputan tersangka (Ferdian) di Pelabuhan Merak setelah melakukan perjalanan dari Palembang yang tujuannya akan ke Bandung,” ucap Saptono.

Baca Juga :  Nikita Willy Resmi Menikah dengan Indra Priawan

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri mengatakan dalam kasus ini pihaknya telah menetapkan Ferdian dan Aidil sebagai tersangka.

Rekan mereka yang lain berinisial TF sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus prank sembako isi sampah ini.

“Sementara tiga orang (telah ditetapkan sebagai tersangka),” ucap Galih.

Galih menjelaskan, saat ini para tersangka masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik di Ditreskrimum Polda Jabar.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE Jo Pasal 51 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kasus yang menjerat Ferdian ini bermula dari aksi prank yang ia lakukan dengan cara membagi-bagikan sembako yang dibungkus dengan dus mi instan kepada sejumlah waria di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca Juga :  Diisukan Cerai, Aura Kasih Tak Ingin Orang Lain Komentari Rumah Tangganya

Namun, setelah dibuka dus itu ternyata berisi beberapa buah batu dan sampah sisa makanan, bukan sembako.

Aksi Ferdian itu ia rekam dalam sebuah video dan diunggah ke Youtube dengan judul ‘Prank Kasih Makanan ke Banci BCL’. Namun, tayangan video tersebut sudah dihapus sang youtuber pada Senin (4/5).

Kelakuan Ferdian itu kemudian dilaporkan oleh para korban ke Polrestabes Bandung. Dari laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan.

Polisi bahkan sempat mendatangi rumah orang tua Ferdian di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, namun tidak ada. Saat itu polisi diketahui hanya berhasil mengamankan ayahnya.

Ferdian saat itu diduga melarikan diri dari kejaran polisi.

  • Bagikan
Positive SSL