Seorang Nenek Di Palembang Kehilangan 7,6 Juta KarenaTergiur Limit Kartu Kredit Naik

  • Bagikan
rosalina

CR PALEMBANG — Tergiur dengan kenaikan limit kartu kredit Rossalina (61) warga Lorong Kapas, Ilir Timur I, Palembang harus kehilangan uang Rp 7,6 juta. Ia menjadi korban penipuan dengan dijanjikan naik limit hingga Rp 15 Juta oleh orang yang tidak dikenal.

Dikatakan Rossa, kejadian tersebut berawal ketika dirinya mendapat telepon dari nomor 082111421163 yang mengaku pegawai salah satu bank BUMN.

“Waktu itu, Jumat (1/5) sekitar pukul 15.51 WIB, saya mendapatkan telepon dari orang tidak dikenal mengaku pegawai bank mandiri,” katanya.

Baca Juga :  Safari Binpom Puspom TNI AU Di Lanud SMH Palembang – cakrawalarafflesia

Saat itu pelaku menawarkan kenaikan limit kartu kredit hingga Rp 15 juta kepada korban sehingga korban tergiur dan memberikan nomor kartu kredit kepada pelaku.

“Saya tergiur dengan angka yang dijanjikan pelaku sehingga saya memberikan nomor kartu kredit saya,” ungkapnya.

Namun tidak lama setelah itu, beberapa menit kemudian korban mendapatkan SMS Banking masuk dengan jumlah tagihan sebesar Rp 7,6 juta sudah terpotong akibat transaksi yang dilakukan pelaku.

“Saya baru sadar kalau saya sudah menjadi penipuan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal sehingga saya laporkan kejadian itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Prabumulih Berencana Ajukan PSBB ke Menkes

Atas kejadian itu, korban dengan ditemani anak gadisnya yang masih belia melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri melalui Kepala Unit III SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Suwoto membenarkan adanya laporan korban.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang,” tutupnya.

Sumber Sumsel24

  • Bagikan
Positive SSL