Revitalisasi Pasar Kepahiang Senilai Rp 4 Miliar Ditunda, Karena Pandemi Covid-19

  • Bagikan
bupati dan sekkab 1032x700 1

CR KEPAHIANG — Bupati Kepahiang, Dr. Ir Hidayattulah Sjahid, MM IPU, Rabu (29/04/2020) Mengatakan realisasi revitalisasi pasar Kepahiang yang menjadi prioritas di tahun 2020 terpaksa ditunda pelaksanaannya. Meskipun anggaran sudah dialokasikan sebesar Rp 4 miliar

Penundaan terpaksa dilakukan dikarenakan pemerintah fokus dengan anggaran penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19. Bahkan ucap Bupati Hidataullah Sjahid, semua pekerjaan fisik anggarannya masuk dalam anggaran cadangan penanganan Covid-19 yang sudah dibahas Pemkab senilai Rp 37,6 miliar.

“Tidak hanya revitalisasi pasar Kepahiang, untuk peningkatan jalan santoso serta sejumlah pembangunan lain ikut ditunda realisasinya,” jelas Bupati Hidayatullah.

Berdasarkan SE Kemenkeu RI, dijelaskan Bupati Hidayatullah, seluruh DAK di Kabupaten Kepahiang dihentikan. Termasuk Dana Insentif Daerah (DID) yang sebelumnya diberikan senilai Rp 10 miliar ikut dipangkas Rp 1 miliar.

Baca Juga :  TIM PENELITI ETNOSAINS RAFFLESIA IKUTI INTERNATIONAL CONFERENCE SCIENCE PHYSICS AND EDUCATION (ICSPE) 2021 DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

“Ada aturan yang mengharuskan anggaran DAK dihentikan, termasuk realokasi DAU APBD kita untuk mempersiapkan dana penanganan Covid-19. DID kita saja dipotong Rp 1 miliar,” demikian Bupati Hidayatullah.

  • Bagikan
Positive SSL