Terkendala Transportasi, Pengiriman Spesimen Swab COVID-19 Kota Bengkulu

  • Bagikan
Herwan Antoni 2 1170x700 1

CR BENGKULU — Setelah resmi diberlakukannya larangan mudik di seluruh penjuru tanah air Oleh Presiden Jokowi, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Berdampak kepada aktivitas ke luar masuk kendaraan di seluruh Propinsi, tidak terkecuali Bengkulu-Sumsel.

Sehingga menyebabkan pengiriman beberapa spesimen swab Covid-19 dari Bengkulu ke Palembang sumsel mengalami kendala. Dikarenakan Pemerintah Propinsi Bengkulu belum memliki alat pemerikasaan spesimen Swab Covid-19.

Dijelaskan oleh Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, M.Kes,. Pada hari sabtu (25/4/2020) tidak ada pengiriman spesimen Swab Covid-19 dari Bengkulu ke luar daerah.

Baca Juga :  Toko Emas Palsu di Bengkulu Sudah Beroperasi Lima Tahun

“Hari ini (Sabtu, red) tidak ada pengiriman swab, baik itu ke BBLK Palembang, Undan, maupun ke Likbankes Jakarta. Jadi, ini sangat mengganggu dalam proses penanganan Covid-19 di Bengkulu. Lantaran semua mode transportasi tidak dibenarkan beroporasi, baik itu darat, udara, maupun laut,” sampainya.

Baca juga : Kegiatan Posyandu dihentikan selama pandemi

Lanjut Herwan, diharapkan pemerintah Bengkulu dapat mencari alternatif lain karena sangat di butuhkan. Terlebih Bengkulu sendiri belum memiliki alat untuk pemeriksaan spesimen tersebut.

Baca juga : Mensos Minta Warga Lapor Jika Penyaluran Bansos Covid-19 Bermasalah

Baca Juga :  Dalam 8 Bulan, 10 Kasus Gantung Diri terjadi di Bengkulu

“Sudah kita sampaikan hal ini kepada pak gubernur melalui Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, agar dapat mencari jalan keluarnya. Mengingat masih banyak spesimen kita yang belum di ketahui hasil swabnya. Kalaupun hasilnya sudah ke luar, tentu ini butuh pengiriman kembali ke Bengkulu. Setelah baru bisa kita sampaikan dalam bantuk rilis,” terangnya.

Herwan menambahkan, hingga Sabtu 25 April 2020 terdapat 35 spesimen Swab Covid-19 yang belum diperiksa. Dengan rincian laboratorium Unand 5, Balitbang Kemenkes RI 3, dan 27 BBLK Palembang. Belum termasuk swab yang belum dikirim Dinkes Bengkulu.

  • Bagikan