Siapkan Lab Uji Coba COVID19, Pemerintah Bengkulu Akan gandeng UNIB

  • Bagikan
7D531143 6D67 4E2D A71D 49BE5941ED08

CR BENGKULU –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan menggandeng Universitas Bengkulu (UNIB) menyiapkan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk menguji sampel swab Covid-19 di RSUD M Yunus Bengkulu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, Sabtu (25/04/2020) mengatakan, selain UNIB penyiapan laboratorium ini juga melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu dan RSUD M Yunus Bengkulu.

Dijelaskannya, kolaborasi berbagai pihak ini dilakukan untuk mempercepat realisasi laboratorium di RSUD M Yunus Bengkulu supaya dapat segera menguji sampel swab Covid-19.

Selama ini, pengujian sampel swab pasien Covid-19 dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Sehingga butuh tigahingga 10 hari untuk dapat mengetahui hasil apakah pasien tersebut positif atau negatif Covid-19.

Baca Juga :  Jadwal Liga Inggris Hari Ini

Dengan memiliki laboratorium sendiri, diharapkan Provinsi Bengkulu bisa mengetahui lebih cepat kasus positif COVID-19 di daerah itu sehingga berdampak pula pada upaya pemutusan rantai penularan virus corona jenis baru tersebut.

Baca Juga : Warga etnis Tionghoa di Bengkulu Menyumbang ribuan APD

“Kolaborasi antara UNIB, BPOM, serta RSUD M Yunus akan mempercepat terealisasinya laboratoriun PCR. Sehingga hasil uji swab bisa dilakukan dengan cepat karena kita punya alatnya sendiri,” kata Jaduliwan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/04/2020).

Selain itu, sampai Jaduliwan, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu juga sudah menyiapkan tempat karantina bagi orang yang memiliki gejala serupa Covid-19 di gedung BPSDM, asrama haji dan LPMP Bengkulu.

Baca Juga :  Jadi Sorotan Publik, Intip Yuk Profil Michael Yukinobu de Fretes

Bahkan pengelola tiga tempat tersebut telah diminta untuk menyiapkan segala kebutuhan operasional dan seluruh fasilitas karantina.

“Ya tim gugus tugas Percepatan penanganan Covid-19 melakukan peninjauan ke tempat karantina penanganan pasien terdampak yang sudah di SK-kan oleh gubernur berlokasi di BPSDM, Asrama Haji dan LPMP,” demikian Jaduliwan. 

  • Bagikan
Positive SSL