Punya Bukti, Petugas tak bisa Menindak pasangan ini Saat di gerebek.

CakrawalaRafflesia – Pasangan suami istri ini dipaksa ikut ke kantor Satpol PP. Karena dikira pasangan bukan mukhrim

Pasangan ini di gerebek di sebuah rumah oleh petugas setelah mendapat laporan dari warga sekitar.

Petugas yang datang kemudian memeriksa identitas keduanya. Pasangan ini mengaku sudah menikah Kepada Petugas.

Tapi Petugas tidak percaya begitu saja. Apalagi keduanya tidak bisa menujukkan surat nikah seperti yang diakui.

Maka, pasangan ini pun harus ikut ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tapi setelah sampai di kantor, barulah petugas dibikin terdiam.

Sebelumnya warga Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, menggerebek pasangan RZ dan RH di Jalan Dr Soetomo, Minggu (26/4/2020) dini hari.

Baca Juga :  Dikucilkan Karena Jijik Hingga Anak-anaknya Dibully, Tim Medis Indonesia Justru Harus Telan Pil Pahit Atas Perjuangannya Tangani Virus Corona, Beda Jauh dengan China

Warga menduga jika keduanya belum sah berstatus sebagai pasangan suami istri.

Keduanya kemudian diamankan petugas di Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Sesampainya di Kantor Satpol PP Kota Kediri, RZ dan RH memberikan pengakuan mengejutkan.
Keduanya ternyara merupakan pasangan suami istri sah dan dibuktinya dengan bukti dua buku nikah.

Kejadian ini bermula saat petugas mendapatkan pengaduan dari masyarakat ada pasangan bukan suami istri yang bertamu hingga dini hari.

Selanjutnya anggota Tim Respon Cepat Kerja Tuntas (RCKT) Satpol PP segera meluncur ke lokasi serta mengamankan ke Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Dari hasil pendataan diperoleh pengakuannya bila RZ dan RH sudah berstatus sebagai pasangan suami istri.

Baca Juga :  6 Daerah Ini Terapkan Wajib Dokumen Rapid Test Antigen, Mana Saja?

Pasangan ini kemudian meminta bantuan kakaknya untuk mengantar identitas KTP dan bukti buku nikah.

Mereka berada di rumah Jalan Dr Soetomo karena bermain ke rumah temannya pengusaha salon hingga larut malam.

Karena bertamu sampai dini hari, mereka akhirnya digrebek oleh warga dan melaporkan kejadian itu ke petugas Satpol PP.

“Saat diperiksa tidak bisa tunjukkan identitas kemudian dibawa petugas ke Kantor Satpol PP,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengembangan pasangan RZ dan RH tidak terbukti melakukan tindak asusila karena telah resmi berstatus pasangan suami istri dengan bukti KTP dan buku nikah.

“Buku nikahnya dibawakan oleh kakaknya untuk diperlihatkan kepada petugas,” tambahnya.

[wp-rss-aggregator sources="34413"]