Pemkot Prabumulih Berencana Ajukan PSBB ke Menkes

  • Bagikan
prabumulih dok inews

CR PRABUMULIH Pemerintah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) Berencana mengajukan surat permohonan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dikarenakan bertambahnya warga Prabumulih yang terinfeksi virus corona.

Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya mengatakan, surat itu akan diajukan ke Gubernur Sumsel Herman Deru dan akan diteruskan ke Menteri Kesehatan Terawan Agus Putratanto. Namun, sebelum mengajukan surat, dirinya masih meminta masukan semua stake holder terkait.

“Jadi apa saja dampak dan yang perlu diperhatikan  pemerintah daerah kepada warganya yang terdampak virus corona saat PSBB diberlakukan,” kata Ridho, Senin (27/4/2020).

Baca Juga :  Agar Tak Saling Klaim, Pemprov Sumsel Akan Perjelas 36 Tapal Batas Wilayah – cakrawalarafflesia

Ridho menambahkan, rencananya hari ini pemerintah kota, TNI dan Polri akan kembali melakukan pertemuan untuk menentukan pembatasan sosial berskala besar di Prabumulih.

“Sejauh ini kasus transmisi lokal penyebaran virus Covid-19 di Prabumulih terus bertambah. Tapi sejauh ini belum ada tindakan cepat dan terstruktur dari pemrintah untuk memutus mata rantai virus tersebut,” kata dia.

Baca Juga :  Ini Jumlah Kasus COVID-19 di Sumsel – cakrawalarafflesia

Dia berharap agar PSBB ini bisa disetujui oleh menkes dan bisa menekan penyebaran virus corona di Prabumulih.

Untuk diketahui, ada 12 pasien positif corona di Prabumulih. Mereka tertular dengan transmisi lokal. Sementara ada 142 kasus orang dalam pemantaun (ODP).

Kemudian untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 11 orangnya. Sayangnya ada ratusan orang yang diduga sebagai orang tanpa gejala (OTG).

  • Bagikan
Positive SSL