Debt Colector Gelapkan Angsuran Mobil, Pemilik Lapor Polisi

  • Bagikan
pal2

CR PALEMBANG — Sungguh Malang nasib yang dialami Jesika (31), niat bayar angsuran mobil dirinya malah menjadi korban penggelapan uang sebesar Rp 3 juta oleh pelaku yang tidak lain colector/penagih leasing tempat ia membayar kreditan.

Diketahui, Jesika Angie yang berprofesi sebagai karyawati disalah satu perusahaan kontraktor swasta di Palembang, Ia merupakan warga Lorong Keluarga, Kecamatan Gandus, Palembang.

Menurut Jesika, kejadian berawal saat dirinya mau membayar sejumlah angsuran/tunggakan mobil satu bulan ke kantor leasing PT Mega Auto Finance pada Jumat (24/4) sekitar pukul 13.30 Wib. Namun karena statusnya saat itu menunggak dua bulan pihak kantor tidak bisa menerima apabila hanya membayar satu bulan tunggakan saja.

“Saya mau bayar satu bulan dulu tapi pihak leasing tidak memperbolehkan, saya diarahkan untuk membayar di colector yang bernama Ivan Muhammad (terlapor),” ujarnya, Senin (27/4/2020).

Baca Juga :  Perhatian khusus Polda Bengkulu, Untuk Pembebasan lahan jalan tol

Mendapatkan informasi tersebut, korban mencoba menghubungi Ivan selaku terlapor, saat dihubungi Ivan meminta kepada korban angsuran tersebut ditransfer saja ke Rekening pribadi miliknya dan selanjutnya kata Ivan uang tersebut akan disetorkannya ke Leasing yang bersangkutan.

“Dia (terlapor) minta saya bayar tunggakan angsuran mobil saya ke-19 dengan cara transfer ke rekening BCA miliknya, kemudian saya transfer uang sejumlah Rp 3 juta ke Rekening pelaku di minimarket Jalan Baypass Alang-Alang Lebar, katanya dia akan teruskan ke pihak leasing,” jelasnya.

Tidak lama setelah itu, pihak leasing menghubungi korban via selular, bawasannya kalau mau setor ke kantor saja jangan lagi melalui terlapor karena terlapor saat ini sudah bermasalah di leasing tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Anggarkan Rp15 Miliar Insentif Nakes – cakrawalarafflesia

“Saya ditelepon pihak leasing, dan mengatakan kalau Ivan bermasalah dikantornya, uang Rp 3 juta yang saya transfer tidak disetorkan ke pihak leasing dan infoke saya untuk bayar ke kantor saja,” imbuhnya.

Marasa tidak terima dirinya menjadi korban penggelapan uang sejumlah tersebut diatas, lantas Jessica dengan ditemani rekannya mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan kepolisian.

“Saya tidak terima uang saya digelapkan pelaku, zaman corona ini semua serba sulit, saya harap pelaku segera tertangkap dan uang saya bisa kembali,” tutup Jesika.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang membenarkan, anggotanya telah menerima terkait laporan korban.

“Laporan sudah diterima anggota dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim,” katanya singkat.

Sumber Sumsel24

  • Bagikan
Positive SSL