Tenaga Medis Kepahiang, Dikarantina

  • Bagikan
ddd

CR KEPAHIANG–  Setelah dipastikannya ketiga warga Kepahiang yakni NE (48), seorang jamaah tabligh warga Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang, bersama istrinya Ti (46) dan anaknya Fe (8) yang positif terpapar Covid-19, Pemkab Kepahiang pun langsung melakukan tracing terhadap sejumlah tenaga medis yang pernah melakukan penanganan terhadap pasien tersebut. Pasalnya saat melakukan penanganan, beberapa tenaga medis tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) standar. Lantaran sebelumnya yang bersangkutan tidak terbuka dengan riwayat perjalanannya.

Baca Juga :  20 Warga Bengkulu Kena Sanksi Foto, Karena Tidak Memakai Masker

Ada 9 tenaga medis yang terdiri dari 7 orang perawat dan 2 orang dokter, harus dikarantina oleh Pemkab Kepahiang di Guest House di Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan. Kendati berdasarkan hasil rapid test tahap pertama terhadap para tenaga medis tersebut masih dinyatakan negatif.

“rekan-rekan yang kita rapid, kita karantina di Guest House Kabawetan. Untuk pihak keluarga dan warga lainnya yang diduga pernah berinteraksi dengan pasien, besok (hari ini, red) mulai akan kita tracing,” singkat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes

  • Bagikan