Pemadaman dan Pendinginan Kawasan Terbakar Pulau Rupat Terus Berlangsung, Karhutla Riau

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di beberapa titik di wilayah Provinsi Riau. Personel satuan tugas darat memastikan api padam di Pulau Rupat, Kabupaten Indragiri Hilir hingga Selasa (21/4).

Berdasarkan pantauan Dandim 0314/Inhil, pemadaman dan pendinginan dilakukan di beberapa wilayah kecamatan. Empat titik pemadaman dan pendinginan berlangsung di Kecamatan Kateman, Pelangiran dan Pulau Burung, sedangkan di Kecamatan Teluk Belengkong hanya berlangsung operasi pendinginan. Total lahan terdampak karhutla seluas kurang lebih 26 hektar.

Personel satuan tugas (satgas) darat menghadapi tantangan di lapangan, seperti cuaca panas, tanah gambut tebal dan kering, angin kencang dan sulitnya sumber air.

Baca Juga :  Penjelasan Sri Mulyani tentang Pajak Penjualan Pulsa hingga Token

Mereka telah mengidentfikasi para pemilik lahan terbakar di wilayah-wilayah terdampak.

Titik karhutla teridentifikasi di sekitar Desa Sungai Teritif, Kecamatan Kateman. Luas kebakaran di lahan itu seluas 3 hektar. Sejumlah 27 personel terus memastkan api padam. Mereka menghadapi hambatan dalam proses pemadaman karena kondisi di lapangan yang berat,

Sedangkan karhutla di Kecamatan Teluk Belengkong, titik api menghanguskan 2 hektar lahan diidentifikasi berada di Desa Gembaran. Pemadaman titik panas masih berlangsung hingga sekarang. Personel satgas darat memiliki tantangan dalam pemadaman di lapangan, seperti terjadi di Desa Sungai Teritif.

Baca Juga :  Kenaikan Iuran BPJS Gak Asal Naik! Ucap Sri Mulyani

Sementara itu, kebakaran lahan di Parit Rambai Desa Simpang kateman  RT,11/ RW 03.  Kecamatan Pelangiran berdampak seluas 1 hektar, sedangkan di Kecamatan Pulau Burung, kebakaran teridentifkasi di Desa Sungai Danai. Wilayah ini mengalami kebakaran terluas dibandingkan di wilayah lain di Kecamatan Indragiri Hilir. Pemadaman masih terus dilakukan di kawasan ini.

Sumber BNPB

Cakrawala Rafflesia