Kulit Dua Dokter di China Berubah Jadi Hitam Setelah Jalani Perawatan Virus Corona

  • Bagikan
dokter
658552404
Kulit Dua Dokter di China Berubah Jadi Hitam Setelah Jalani Perawatan Virus Corona 4

Virus corona telah menunjukkan berbagai gejala, seperti kram otot hingga gatal-gatal.

Tetapi beberapa yang paling aneh terjadi pada beberapa dokter dari Rumah Sakit Pusat Wuhan, China.

Melansir Daily Star, Senin (20/4/2020), Dr Yi Fan dan Dr Hu Weifeng, keduanya 42, didiagnosis terinfeksi virus corona pada hari yang sama, yakni 18 Januari.

Anehnya, kulit mereka menjadi hitam karena menjalani perawatan corona.

Sebuah penyiaran China CCTV melaporkan bahwa Dr Yi, seorang ahli jantung, pulih dari Covid-19 setelah dokter memasang mesin pendukung kehidupan selama 39 hari.

Dr Yi mengatakan kepada CCTV bahwa dia hampir pulih sepenuhnya.

Dia masih tidak bisa berjalan tanpa bantuan tetapi sudah bisa duduk dan berbicara.

Baca Juga :  Makna Gambar Viagra di Helm Rossi Pada MotoGP San Marino

Dr Yi mengatakan, “Ketika saya pertama kali sadar, terutama setelah saya mengetahui tentang kondisi saya, saya merasa takut. Saya sering mengalami mimpi buruk.”

Dia mengatakan pertempuran dengan virus corona telah mempengaruhi kesehatan mentalnya, serta kondisi fisiknya.

Sehingga, dia membutuhkan konseling sebagai bagian dari pemulihannya.

Rekannya, Dr Hu, mengalami perjuangan yang lebih sulit.Kulit Dokter Hu Weifeng juga berubah menjadi hitam setelah perawatan corona Kolase Pear Video/Beijing Satellite TV Kulit Dokter Hu Weifeng juga berubah menjadi hitam setelah perawatan corona

Dr Li Shusheng, yang merawatnya, mengatakan bahwa kesehatan mental Hu buruk sebagai bagian dari pertarungannya dengan virus corona.

Baca Juga :  3 Orang Dinyatakan Reaktif Rapid Test, Update Covid-19 Bengkulu 9 Juni 2020

Dr Li mengatakan bahwa perubahan warna kulit pada kedua dokter mungkin akibat dari beberapa obat yang digunakan dalam perawatan mereka, meskipun ia tidak menentukan obat mana yang berpengaruh.

Dia berharap warna kulit kedua petugas medis itu kembali normal setelah fungsi hati mereka membaik.

Kedua dokter itu bekerja bersama Dokter Li Wenliang.

Dokter Li Wenliang adalah dokter yang pertama kali memperingatkan adanya virus corona di China.

Kala mengingatkan adanya wabah virus itu, Dokter Li Wenliang justru mendapatkan peringatan dari polisi.

Li Wenliang (34) meninggal dunia pada Jumat (7/2/2020) pukul 02.58 waktu setempat, karena terinfeksi virus corona.

Sumber Intisari Grid

  • Bagikan
Positive SSL