IDI buka soal Angka Kematian Corona Dijawab Pemerintah

  • Bagikan
IDI Logo Footer
idi logo footer769303483699585798
IDI buka soal Angka Kematian Corona Dijawab Pemerintah 3

Jakarta – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkap jumlah kematian terkait virus Corona (COVID-19) di Indonesia lebih dari 1.000 orang. Jumlah itu terdiri dari jumlah kasus positif ditambah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di rumah sakit.
IDI mengungkapkan ada beberapa pasien PDP dinyatakan positif setelah meninggal. Oleh karena itu, IDI menegaskan angka kematian yang disebut mencapai 1.000 orang itu merupakan akumulasi dari kasus positif dan PDP Corona.

“Dari angka positif COVID yang meninggal dan PDP COVID yang meninggal di RS yang merawat atau barangkali ada juga yang di luar di rumah sakit tapi sudah dilaporkan sebagai PDP itu kalau ditotal-total ya memang angkanya di atas angka yang disebutkan,” ujar Humas PB IDI, Halik Malik saat dihubungi, Sabtu (18/4).

“Ya sejauh ini kan belum pernah diumumkan yang statusnya PDP. Sementara banyak laporan pasien dalam pengawasan COVID-19 ini belum menerima hasil lab keburu meninggal. Nah itu kalau ditotalkan dengan yang sudah disampaikan jubir pemerintah ya memang angkanya di atas itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Setelah Wakil, Kini Gubernur DKI positif Covid-19

Halik menilai data Corona yang disampaikan pemerintah saat ini belum menggambarkan kondisi rill kasus Corona di Indonesia. Dia juga mendorong pemerintah membuka data lengkap mulai data petugas medis hingga pasien terkait Corona.

“Memang sejak awal IDI mendorong supaya data yang terpapar COVID siapapun yang terdampak COVID ini termasuk petugas medis tenaga kesehatan dokter itu perlu diketahui seberapa jumlahnya yang tertular COVID-19 berapa yang dirawat, berapa yang wafat karena COVID,” tutur Halik.

Baca Juga :  Perusahaan Esport Milik David Beckham Akan Go Public

“PDP yang meninggal belum masuk dalam laporan kematian. PDP yang meninggal oleh RS dilaporkan juga sebagai kematian perawatan COVID, dimakamkan sesuai prosedur COVID. Hasil pemeriksaan belum keluar bahkan belum sempat diperiksa,” kata Daeng kepada wartawan, Sabtu

Detik.com

  • Bagikan
Positive SSL